Showing posts with label alsa. Show all posts
Showing posts with label alsa. Show all posts

Perjalanan beli duren

Serpong, 28/06. Anak-anak Serpong pesta duren. Tapi yang nyeritain tentang makan-makannya orang lain aja ah, biar lebih seru. Gw mau nyeritain perjalanan beli durennya aja.

Setelah melewati rutinitas sehari-hari gw, Alsa, dan Anggi yang ada di postingan ini, akhirnya gw dan Alsa harus membeli duren montong, entah dimana belinya, yang penting jalan lurus aja di jalan raya naek motor, sampe nemu duren gelinding di jalanan atau nyium bau duren, kita baru berhenti deh...

Perjalanan sudah berlangsung lebih dari 1 kilo, tetapi berat badan gerombolan si berat yang menunggu duren di kosan belum turun 1 kilo dan gw yakin cewe-cewe yang sedang nunggu duren di kosan pada bersin-bersin.[1] Gw dan Alsa pun masih celingak celinguk mencari yang jual duren. Perjalanan pun semakin jauuuuuuuh sampai kosan Vinta pun tak terlihat karena sudah berada di balik gunung.

“Bun, udah kejauhan nih kita balik aja yuk, ke Carrefour aja”, bisik Alsa mesra dari belakang gw yang sedang mengendarai motor.

“Oke, Sa. Ntar kalo ada puteran kita balik.”

Dan tanpa disangkan, beberapa saat kemudian, kami akhirnya menemukan sebuah toko Duren yang memang isinya jual duren doang, hoho... Emang udah ditakdirkan beli duren. Tanpa tanggung-tanggung atau malu-malu, kita pun langsung poto-poto di depan toko duren untuk mengabadikan momen penemuan toko duren tersebut.[2]

Durennya banyak banget, sampe-sampe rasanya pengen terjun ke lautan duren deh.[3] Harganya pun beragam, tergantung jenisnya. Kalau duren montong kalo ga salah harganya Rp 23.000/kg, duren medan Rp 25.000/kg. Karena kita pengen yang kenyang, akhirnya kita beli duren montong segar yang baru turun muatan dari mobil. Hoho, senang..

Sebelum ke kosannya Vinta, kami mampir ke Carrefour dulu di ITC untuk membeli Burger Goreng pesenan cewe-cewe. Gw dan Alsa memang orang yang baik, jadi kami menyempatkan diri untuk memenuhi kebutuhan perut ibu-ibu tersebut.

Di ITC, dengan menenteng sebuah duren besar dalem plastik, kami pun berdesak-desakan dengan para pengunjung ITC lainnya. Sekilas gw dengar suara “Awww” dari sekitar gw. Lalu tiba-tiba ada tiga orang pemuda yang datang menghampiri kami.

“Mas, lo ada duit ga?” Sambil mengeluarkan sebilah pisau tajam, setajam mata gw yang seperti Nicolas Saputra.

Mumpung gw lagi megang plastik isi duren, akhirnya gw timpuk aja tuh orang pake duren. Hahaha.... Biar mampus...[4]

Intinya, makan-makan duren kita berhasil dengan tiga buah duren utuh dan 1 bungkusan duren yang sudah dikupas. Duren montong yang gw beli pun rasanya muanisss banget, semanis yang nulis.. Kalo gw udah narsis, biasanya postingan selesai nih.. Bubye..



[1] Orang Indonesia dipercaya mempunyai kemampuan voodoo hanya dengan membicarakan orangnya saja.

[2] Dapat dibayangkan seperti Columbus poto-poto dulu ketika menemukan benua Amerika.

[3] Pengibaratan ini dicontoh dari terjun ke lautan uang.

[4] Tiga paragraf terakhir adalah fiksi belaka. Jika ada kesamaan tokoh maupun peristiwa, itu merupakan hal yang tidak disengaja.

 

Anak BSD nyasar ke Bintaro

Hai-hai kawan-kawan hehe,, saya rindu kalian.. ok well skip the boring parts.. Saya dan ibun kp di tempat tanpa internet dan kami sangat berbahagia bisa berkontribusi untuk kapedeh.blogspot.com hihihi..

Saya bingung sebenarnya harus menulis apa, namun Ibun memaksa saya, kyaa. Saya cerita kesehari-harian saja deh, hoho. Saya dan ibun kp di Sigma Karya Sempurna di BSD, tapi client memaksa kami un............

-------------Ganti Penulis, Alsa pergi ke kamar--------------------

Gw dan Alsa (dan Anggi Alisia) kp di Sigma Karya Sempurna di BSD, tapi client memaksa kami untuk bekerja langsung di tempatnya, yaitu di PermataBank Bintaro, karena mesin AS400 ga bisa dibawa pulang. Katanya sih begitu.. AS400 apa juga gw ga tau hehe...

Setiap pagi kita mandi (ga bareng2), trus gosok gigi (ga bareng2 juga), trus berangkat ke German Center (nah yang ini bareng2). Biasanya sih nyampe di German Center jam 08.30, dan kita harus menunggu yang lain untuk berangkat bareng ke Bintaro naek Burung Biru (Blue Bird). Selagi menunggu, bungkus A-Mild pun dikeluarkan, soalnya bosen sih kalo nunggu trus ga ada kerjaan. Tapi kadang-kadang sih Star Mild juga diabisin, tapi gpp lah, adanya A-Mild juga boleh. Lalu, satu atau dua rokok biasanya dia habiskan (dia itu bukan gw maupun Alsa, karena kami tidak merokok, jadi ga usah diterusin, hehe).

Oia, mau nyelip perkenalan anggota tim proyek dulu. Totalnya ada 10 orang, Programmer-nya bertotal 7 orang, yang lainnya Analyst dan PM (1 orang). Untuk programmer, terdiri dari 5 orang anak magang: gw, Alsa, Anggi, Omega (anak Universitas Kristen Salatiga), Rencana, (IThB), serta 2 orang pegawai: Fajar (Alumni FI ITB 2000) dan Bayu (Alumni Binus 2003). Untuk PM, ntar ada sesi khusus untuk ngenalinnya.

Setelah nyampe di PermataBank, tanpa pikir panjang, kami langsung nyiapin peralatan perang, yaitu ngeluarin laptop, mengambil air minum, ngambil napas dalem2, pake helm, ambil senapan, dan yang terakhir langsung koding....

(2 jam kemudian) Masih ngoding...

(1 jam kemudian - 12.00) Horeeee,, istirahat. Kalo gw dan Alsa sih langsung OL pake hp. Kalo Anggi mah langsung buka komik.

Jam 13.00 jam istirahat selesai, dan mulai koding lagi.

(4 jam kemudian) Masih ngoding...

(Setengah jam kemudian - 17.30) Horeee waktunya pulang...

Tapi walaupun waktunya pulang, kita ga bisa pulang. Karena ga semua orang dari tim kami mau pulang cepet, jadi kami anak magang harus nunggu dan kita terasa seperti anak BSD yang terdampar di Bintaro tanpa internet dan wanita penghibur.

Untungnya ada kegiatan lain selama kami menunggu untuk benar-benar pulang, yaitu:

  1. Maen Frets on Fire (Kesukaan gw)
  2. Maen NintendoDS Emulator (Kesukaan alsa)
  3. Maen CS Condition Zero (Kesukaan cana)
  4. Maen PES 6 (Kesukaan semua). Yang ini yang paling seru. Soalnya maennya di satu komputer trus bisa sampe 6 player, hoho. Stiknya berlimpah banget disini, udah kaya laptop-laptop anak IF yang bertebaran di sekre 2 trus keinjek-injek.
Setelah semua sudah puas dengan kesibukannya sendiri-sendiri, akhirnya kita bisa pulang ke BSD naik Burung Biru, horeeee.... Di perjalanan, di taksi, kami pun bercerita. Ceritanya begini:
Gw dan Alsa (dan Anggi Alisia) kp di Sigma Karya Sempurna di BSD, tapi client memaksa kami untuk bekerja langsung di tempatnya, yaitu di PermataBank Bintaro, karena mesin AS400 ga bisa dibawa pulang. Katanya sih begitu.. AS400 apa juga gw ga tau hehe...

Setiap pagi kita mandi (ga bareng2), trus gosok gigi (ga bareng2 juga), trus berangkat ke German Center (nah yang ini bareng2). Biasanya sih nyam.................
Begitulah keseharian kami yang membosankan, makanya cerita ini juga jadinya membosankan. Untungnya yang nulis orangnya ga membosankan... Heuuu.. Gw ga narsis loh..

 

Selamat Datang di kapedeh.blogspot.com!

kapedeh.blogspot.com adalah sebuah log KP IF2005 yang insya Allah berisikan cerita-cerita Kerja Praktek Pacifist dari sabang sampai timika :P

Yang mau join nulis-nulis, kalau bisa setiap perwakilan tim dari semua tim bisa ikutan nulis, bisa kontak paw :D

Kritik dan saran klik ini


Free chat widget @ ShoutMix

Blogger Templates by Blog Forum

Recent Comments

Jumlah Pengunjung

Pacifist @ Ning

Labels

Polling 1: Cerita Terfavorit TKP 2-13 Juni '08 goes to.. [vote sebanyak-banyaknya!]

Polling 0: Menurut kalian, polling apa yang sebaiknya diadakan untuk pertama kali?