Showing posts with label comlabs. Show all posts
Showing posts with label comlabs. Show all posts

Mendadak Trainer (Ngeles Engineering)

Halo semuanya,

Bertemu lagi dengan kami (sok penyiar radio ), D2 - Diaz dan Danang, yang lagi KP di PT Akhdani Reka Solusi (PT ARS). Kemarin kami berdua gak masuk kantor, tapi kemarin kami masuknya malah ke ComLabs ITB. Lho? Gimana ceritanya kok nyampe ke ComLabs? Hmm, di KP ini kami ada dua proyek, yaitu Data Warehouse dan Enterprise Reporting System di PLN Disjaya (DWHPLN), sama Sistem Informasi Logistik dan Distribusi KPU (SILogDisKPU). Well, meski kami harus fokus ke proyek DWHPLN, tapi kami juga dilibatkan di proyek SILogDisKPU, yang sebenarnya adalah proyeknya ITB. Lho? Gimana ceritanya kok proyek ini bisa nyampe ke ARS? Hmm, gini ceritanya. Dulu pas Pemilu 2004 setelah kejadian web KPU di-hack sama Danny Firmansyah, akhirnya manajemen IT KPU bener2 totally diambil alih dan dibersihkan sama para dedengkot IT ITB seperti Pak Onno W. Purbo, Pak Basuki Suhardiman alias Pak Bas, dkk. (sebelumnya dipegang oleh konsorsium IT tapi kami lupa apa namanya, CMIIW). Nah, untuk pemilu tahun 2009, KPU pengennya distribusi logistik pemilu bener2 dikelola secara profesional, terintegrasi, bisa dimonitor, mudah dipantau kalau ada mark-up anggaran, blabla segala macem pokoke sip... dan, akhirnya ITB dipercaya lagi sama KPU buat ngembangin sistem informasi ini. Beberapa petinggi ARS yang juga alumni IF2000 itu kenal dekat dan sering dipercaya sama Pak Bas yang saat ini adalah Ketua Unit Sumber Daya Informasi (USDI), jadinya ARS diminta bantu ngembangin sistem ini yang bekerja sama dengan orang2 USDI ITB. Nah, kemarin adalah training dan simulasi buat operator SILogDisKPU ini di setiap daerah pemilihan. Kebetulan kali ini yang dipercaya mengelola trainingnya adalah ComLabs ITB yang secara institusi bernaung di bawah USDI ITB.

Mas Agung (paling kiri) dan Mas Okky Comlabs (paling kanan) CMIIW

[Diaz mode: ON]
Oke, itu tadi ceritanya kenapa kok bisa gue sama Danang ke ComLabs kemarin. Hoho, panjang bener yak. Oiya, lupa, dulu pas belum jadi peserta KP, gue sama Danang juga sempat diundang ikutan presentasinya orang ITB di Hotel Aston, Cihampelas, dan sedjak itoe djoega gue udah punya bayangan orang-orang KPU pusat tu kayak gimana. Sebenarnya acara training ini dijadwalkan akan dilakukan sebulan yang lalu... tapi terus-terusan molor dan akhirnya baru bener2 terealisasi kemarin. Ya, maklum lah... you know why :P

Kemarin yang dijadwalkan buat ditraining adalah operator kabupaten/kota dari Provinsi Jambi, Banten, DKI Jakarta, sama Jawa Barat. Trainer utamanya adalah Pak Mugi dari USDI, Mas Agung dari ARS, Mas Angga juga dari ARS, dan Mas Ario dari USDI (ato ComLabs ya, lupa... CMIIW, Arioss Rileks), sementara para asisten ComLabs ikutan membantu sebagai asisten. Nah, sebenarnya gue sama Danang didaulat sebagai asisten sama dua orang pembimbing KP gue (Mas Agung + Mas Angga), tapi tiba2 kejadian tak terduga terjadi. Kemarin operator provinsi dari masing2 provinsi tadi juga ada. Weqs... Akhirnya ditunjuklah salah seorang asisten ComLabs bernama Pasca S. Handiman sebagai trainer dadakan. Setelah ditimbang, diingat, dst... karena gue dianggap lumayan ngerti sama bisnis proses aplikasi SILogDisKPU (lho! saya ndak tau semuanya Mas! taunya alur distribusi doang -_-"), berhubung gue pernah ikutan bantu ngerjain modul distribusi SILogDisKPU pas awal KP kemaren, akhirnya gue juga didapuk sebagai trainer dadakan bareng Pasca, weqs... Dan itu yang bikin gue rada grogi sekaligus nyesel soalnya gak bisa ngecengin ****... sementara Danang sempet berduaan ngobrol gj sama dia di ruang sebelah, weqs! soalnya persiapannya juga beberapa menit saja.

Well, dengan bermodal kenekatan (bonek = bondho nekat, secara gue Orang Jatim, hidup Persebaya yeah! :P), gue akhirnya maju ke depan ngemeng soal SILogDisKPU. Here the real story happen...

Suasana training operator kabupaten/kota

Ada beberapa cerita yang gue dapet dari training pertama ini. Jujur ini training pertama gue sama orang-orang yang rata-rata masih awam IT, dan itu berarti tantangannya gue harus menjelaskan segala sesuatu yang berbau teknis dengan bahasa yang sebisa mungkin bisa mereka pahami. Kalaupun terpaksa keluar istilah-istilah "dewa", maka sebisa mungkin harus bisa diterjemahkan ke dalam bahasa "manusia". Tantangan lain menurut gue nggak terlalu berat, soalnya satu ruangan itu yang ditraining ada sekitar 7 orang. Hmm, 2 vs. 7, cukup lah ya... :D Apalagi ada 1 orang "senjata pamungkas" dari KPU pusat kalo gue sama Panca udah KO di-gang bang sama peserta, hehe.

Training ini ada dua sesi, yaitu sesi pertama (09.30 - 11.30) plus sesi kedua (13.30 - 16.30). Klimaks buat gue sih di sesi pertama, soalnya di situlah gue jadi trainer dan mesti jelasin apa saja fungsi aplikasi SILogDisKPU untuk para operator ini sekaligus menjelaskan batasan-batasan dan privilege buat mereka. Di sini juga gue mesti kasih simulasi yang lebih nyata buat mereka supaya bisa ngerasa kalo make aplikasi ini beneran nanti, jadi misal kalo ada pengadaan barang dari Pusat ke KPU Provinsi apa saja yang harus dilakukan, dst. Di sesi ini gue juga banyakan kasih penjelasan tentang bagaimana cara mengentri berbagai data yang diperlukan (misal: data harga perkiraan sendiri untuk barang dan jasa, data harga satuan barang dan jasa, data pengadaan barang dari Provinsi ke Kabupaten, data penerimaan barang dari Pusat ke Provinsi, data inventaris KPU sisa Pemilu 2004 yang kemungkinan masih bisa dipake, dsb.) serta apa kegunaan masing-masing proses entri data tadi. Gue juga jelasin tentang rencana kerja dan anggaran sekaligus beberapa rekapitulasi biaya logistik yang bagian2 awal. Di sesi kedua, Pasca ngejelasin tentang beberapa rekapitulasi biaya logistik lanjutan yang bisa dilihat operator provinsi dan juga tentang cara penggunaan peta monitoring SILogDisKPU, sementara gue yang udah mulai ngantuk karena kekenyangan bertindak sebagai asisten yang wara-wiri kalo ada yang nanya atau bantu jelasin Pasca kalo misal ada hal yang dirasa masih rada taksa (ambigu) atau saat peserta masih bingung. Fyuh, thanks Pasca! You're such a good partner! Trainernya ngemengnya gak banyak-banyak amat... kalo dirasa penjelasan udah cukup, peserta - yang tentunya udah membawa data dari masing-masing wilayahnya, sesuai yang ada di undangan - dipersilahkan untuk mencoba-coba sendiri sambil nanya ke trainer/asisten kalo misal mengalami kesulitan.

Suasana training operator provinsi (paling belakang, dari kiri-kanan: operator Banten, operator Jambi, operator Jambi)

Hmm, kunci utama buat training kali ini adalah kesabaran, ketelatenan, dan juga kemampuan untuk "Ngeles Engineering".
Oke. Kenapa perlu kesabaran? Soalnya yang kita hadapi adalah orang yang istilahnya bukan geeks (ceile geeks). Tentu istilah atau pertanyaan mereka ada kemungkinan untuk berbeda maksud dengan yang kita tangkap. Hal yang miss ini kadang bikin mereka tambah bertanya lagi sampai mereka "nggak nanya lagi". Hmm, misal aja, tadi gue sempet ditanyain... "Mas, ini udah dijamin gak bakal bisa di-hack?" ato "Mas, kalo misal di komputer tempat saya ada virus apa bakal ngaruh ke datanya?". Kesabaran juga bakal berguna kalo menghadapi pertanyaan yang lebih super-OOT, kayak misal, "Mas, untuk biaya distribusi barang itu biaya kalo pake apa? Colt ato Truk?".

Kenapa perlu ketelatenan? Ini karena tuntutan dari pihak manajemen training yang mensyaratkan bahwa di akhir training peserta harus sudah bisa dan fasih melakukan entri data ini, ini, dan ini... Nah, kadang pas training bisa jadi kita bakal menemui kenyataan peserta yang malas melakukan entri data atau kesulitan melakukan entri data. Ato kadang ada kesulitan yang lagi-lagi OOT, kayak misal, "Mas, ini saya kok gak bisa konek ke Tel***Net Instan?". Pokok'e, jelaskan dengan segenap skill ketelatelan yang dimiliki ke peserta sampai peserta bisa mendapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan di training ini (najong!). Kalo sampe masih ada yang males ato bandel, Sikat! Gak boleh pulang sampe entri data yang jadi kewajibannya udah dia lakukan... Hehe, telaten sekaligus kejem yak... :P

Trus ngeles engineering? Apa tuh? Bedanya sama ngemeng engineering apa? Hmm, beda-beda tipis sih menurut gue. Ngeles engineering itu kemampuan untuk memilih diksi (kata) supaya konotasi yang ditimbulkan bersifat positif. Padahal maksudnya adalah untuk menjelaskan sesuatu yang menjadi kekurangan dari aplikasi. Sementara ngemeng engineering itu kemampuan untuk menjelaskan secara panjang lebar tentang sesuatu hal tapi tidak sampai di luar lingkup bahasan yang sesungguhnya (ini definisi gue sendiri :P). Nah, coba bandingkan dua kalimat di bawah ini yang maksudnya mirip buat jawab pertanyaan ini: "Mas, kenapa saya perlu mengisikan input data HPS (Harga Perkiraan Sendiri)?"

"Adanya input data HPS (Harga Perkiraan Sendiri) ini dimaksudkan agar pihak KPU daerah bisa terbantu saat melakukan bidding untuk pengadaan barang sekaligus untuk meminimalkan adanya perbedaan biaya antara yang tertera di rencana anggaran dengan realisasi anggaran"

"Adanya input data HPS (Harga Perkiraan Sendiri) ini dimaksudkan agar pihak KPU daerah bisa lebih baik dalam penentuan harga untuk pengadaan barang sekaligus untuk mencegah terjadinya mark-up terhadap rencana anggaran untuk suatu pengadaan barang"

Kerasa gak bedanya? Kalo gak berarti Anda perlu ikut kuliah "Ngeles Engineering". Ya, intinya silat lidah lah. Untuk Ngeles Engineering ini, gue bener2 salut sama kenalan gue orang KPU pusat yang pegang data logistik se-Indonesia. Gilee... mangstaph dah! Kemampuan "diplomasi"-nya bener2 bikin gue geleng2 kepala. Inilah "senjata pamungkas" gue sama Pasca kalo udah nyerah buat jelasin ke peserta. Salut! Salut! Padahal Orang IF juga, tapi dari institut teknologi selain ITB di selatan Bandung :P. Oh iya, ini info juga buat teman2... kalo ngeles engineering ini perlu banget lho, terutama kalo menghadapi client (terutama yang client-nya rada cerewet). Client kan maunya aplikasi jadi perfect. Nah, kalo misal ketauan ada bugnya pas demo/presentasi, di sinilah ngeles engineering berperan untuk menyelamatkan nasib kita :P.

Hal yang bikin gue rada terbantu kemarin adalah yang gue training orangnya mayoritas masih berasal dari wilayah Jakarta dan Jawa Barat yang bisa dibilang lumayan melek IT, walo ada juga yang dari Jambi yang masih rada kagok makenya. Yang ini aja udah lumayan ribet dan bikin capek, apalagi ntar tanggal 3 Agustus (dari Papua, Sulawesi Tenggara, dan Papua Barat). Hehe, no offense buat Orang Indonesia Timur macem si Ijal (peace Ray :D, ita so fastiu liat ngana pe muka :P), walo ada juga yang lumayan jago IT dari sono. Yang penting dari training kemarin untuk peserta adalah peserta ngerti alur proses distribusi yang diterapkan di SILogDisKPU ini sekaligus ngerti data apa saja yang perlu di-entri dan bagaimana caranya. Sementara untuk trainer adalah dapet 2 snack gratis pagi sore dan juga makan siang gratis, hehehe. :P

Oke, itu tadi sekelumit kisah gue sama Danang di training SILogDisKPU untuk kemarin. Jangan khawatir! Masih ada 8 kali training lagi kok... -_-". Buat yang udah selesai KP dan lagi liburan, met liburan! Buat yang udah selesai KP dan ada aktivitas lain, met beraktivitas! Buat yang masih KP, teuteup semangat!

Oke, Nang, silakan dilanjutkan kalo perlu. Denger-denger yang bagian training operator kabupaten/kota lebih ribet yak? Hohoho...

-KnightDNA-

PS: Duh, gue nyesel banget gak sempet foto-foto narsis. Gak enak kan minta Pasca motoin gue pas lagi kasih materi sementara dia sibuk ngejelasin ke orang2 yang lagi bertanya, sekaligus jaim juga :P.
Peserta yang dari DKI Jakarta mirip Puja IF06 lho... :P, sayang gue gak sempet ngambil fotonya.
Peserta training yang dari Jambi logatnya Hengki banget :D. Kadang nanyanya pake bahasa Melayu lagi... -_-" untung gue bisa nangkep maksudnya apa...

 

Selamat Datang di kapedeh.blogspot.com!

kapedeh.blogspot.com adalah sebuah log KP IF2005 yang insya Allah berisikan cerita-cerita Kerja Praktek Pacifist dari sabang sampai timika :P

Yang mau join nulis-nulis, kalau bisa setiap perwakilan tim dari semua tim bisa ikutan nulis, bisa kontak paw :D

Kritik dan saran klik ini


Free chat widget @ ShoutMix

Blogger Templates by Blog Forum

Recent Comments

Jumlah Pengunjung

Pacifist @ Ning

Labels

Polling 1: Cerita Terfavorit TKP 2-13 Juni '08 goes to.. [vote sebanyak-banyaknya!]

Polling 0: Menurut kalian, polling apa yang sebaiknya diadakan untuk pertama kali?