Showing posts with label kuliner. Show all posts
Showing posts with label kuliner. Show all posts

Makan Malam Mewah Mahal Makjeleger

Halo..
Berjumpa lagi dengan postingan tentang kuliner KP. Wihi. Jadi kami (saya dan Vinta, Syva ga ikut karena rumahnya di Bintaro dan harus mengejar kuda besi yang berlari kencang, kereta maksudnya) tadi malam mencoba makan di tempat yang baru buka gitu di daerah BSD, nama tempatnya adalah Pondok Kemangi. Sebenernya restoran yang menyajikan makanan khas Sunda ini sudah sekitar 2 tahun ada di kawasan BSD City, namun baru 1 bulan terakhir ini restoran Pondok Kemangi menempati lokasi baru, yaitu di seberang Pom Bensin Petronas BSD. Info lebih lengkap tentang restoran ini bisa dilihat di sini.


Setelah siang harinya saya hunting tempat makan di BSD, lewat internet tentunya, akhirnya diputuskanlah saya dan Vinta akan mencoba makan malam di restoran itu. Tergoda oleh foto-foto makanan yang sangat menggiurkan dan berdasarkan referensi orang-orang yang komen di internet, harganya (katanya) masih terjangkau.


Sampailah kami di restoran tersebut pada pukul 17.40, ternyata eh ternyata, restoran ini baru buka jam 6. Jadilah kami menunggu sebentar di depan restoran, ternyata udah banyak juga mobil-mobil yang berdatangan, akhirnya pintunya dibuka juga sekitar jam 17.50. Restoran ini menawarkan berbagai macam pilihan tempat untuk menikmati sajian mereka, yaitu di dalam ruangan, di halaman belakang, dan lesehan.




Kami memilih duduk di halaman belakang, sengaja memilih meja yang deket sama meja tempat 9 macam sambel, denger2, eh, liat2 dari internet, katanya sambel mangganya itu laku berat, baru 10 menit disajikan udah langsung ludes. So, karena ga mau kehabisan, jadi milih meja yang deket sama meja sambel.





Pelayan menyuguhkan kami menu yang sungguh indah untuk dipandangi dan tentunya sangat nikmat untuk disantap, sangat menggugah selera deh pokoknya. Namun sayangnya menu yang indah ini tidak dilengkapi harga, karena saya ga mau tertipu dan pingsan pas mau bayar, jadilah saya minta daftar harganya, jangan malu untuk minta menu yang ada harganya, daripada pulang-pulang harus cuci piring gara-gara ga bisa bayar, hehe. Akhirnya kami memesan 2 nasi putih, 4 macam makanan, dan 2 macam minuman. Saya udah punya contekan daftar makanan & minuman yang direkomendasikan, lagi-lagi sumbernya dari internet, hehe.

Nih cuplikan makanan yang kami pesen.




















Makanan 1 : Cumi Asin Sambal Pete
















Makanan 2 : Cerimping Saus Padang
















Makanan 3 : Pucuk Labu Blacan
















Makanan 4 : Tempe Penyet
















Kami pesen minuman khas dari restoran ini, yaitu Es Mangga Pondok Kemangi dan Es Teler.





























Kesimpulan yang didapat seperti tertera pada judul post ini. Masing-masing dari kami hampir menghabiskan gaji sehari kami untuk membayar makanan dan minuman itu. Untuk ukuran kantong mahasiswa, restoran ini bisa dibilang jauh dari jangkauan, tapi emang kenyang banget sih (iyalah kenyang, udah nasinya nambah lagi, ups!). Lumayanlah dapet bonus liat bulan purnama, hehe.




*Berterimakasihlah kepada saya yang telah menurunkan foto Amir dari bagian atas halaman utama TKP (padahal diganti sama foto saya, ihihi).

 

Kuliner KP : Sate Padang Mak Syakur

Berhubung Biner udah lama ga aktif, jadi invasi sementara ke TKP hehehe...

Sate Padang Mak Syakur ni terkenal, sering disebut2 orang2 di kantor, di milis jalansutra pun ada. Saking penasarannya, pada suatu Jumat gw dan Oon mendaki trotoar, meniti jembatan penyebrangan, menjelajah mall Pasaraya Grande,, sampe akhirnya nemu fudkort yang cukup luas. Nampak banyak makanan terlarang (untuk dompet kami)..
Kembali ke tujuan semula : Nyicip Sate Padang Mak Syakur!

Dari plangnya yang berwarna hijau, katanya Mak Syakur dah mulai jualan ni sate padang dari taon 1947. Rasanya lumayan enak, tapi kurang pedes sih (apalagi buat Oon). Potongan dagingnya serupa balok, jadi gede dan tebel gitu. Sangat empuk untuk ukuran sate padang. Gw pribadi malah kurang suka karena jadi kurang garing. Pelayanan dari counter-nya kurang banget,, kaga ada lembar menu. Udah gitu yang mesen ga dikasih papan nomor ato apa gitu, jadinya bertumpu pada daya ingat si mas2 pengantar pesanan. Kuatir pesenannya ga nyampe (dan udah kadung laper..), kami duduknya deket2 counter. Lucunya juga, bayarnya setelah makan (gw ma oon udah niat dine n dash aja ini mah ;P). Baru pas beneran bayar,, blassss!

Dua porsi sate padang seharga tiga puluh empat ribu rupiah

Berarti satunya 17rb tu kan. Padahal sehari sebelumnya kami baru makan sate di belakang kantor, duit segitu udah dapet 2 porsi hahaha... Padahal sate padang nya ga enak2 amat (makin misuh2 krn mahal ;D). Jadi kangen sama sate padang deket rumah gw,, 7rb dan lebih enak! hehehe... Kehidupan ibukota dan kotakembang jangan dibandingin lah ya...

Kesimpulan : Sate Padang Mak Syakur enak sih,, tapi di Bandung ada yang lebih enak (dan lebih murah) ;P

 

Selamat Datang di kapedeh.blogspot.com!

kapedeh.blogspot.com adalah sebuah log KP IF2005 yang insya Allah berisikan cerita-cerita Kerja Praktek Pacifist dari sabang sampai timika :P

Yang mau join nulis-nulis, kalau bisa setiap perwakilan tim dari semua tim bisa ikutan nulis, bisa kontak paw :D

Kritik dan saran klik ini


Free chat widget @ ShoutMix

Blogger Templates by Blog Forum

Recent Comments

Jumlah Pengunjung

Pacifist @ Ning

Labels

Polling 1: Cerita Terfavorit TKP 2-13 Juni '08 goes to.. [vote sebanyak-banyaknya!]

Polling 0: Menurut kalian, polling apa yang sebaiknya diadakan untuk pertama kali?