Kalau Fany dan Made cuma berdua di sebuah cubicle
Sebenarnya judul diatas diambil dari postingan terdahulu oleh saudari Winda. Terinspirasi dari judulnya saya ingin berbagi kisah ga seru saya.
Pada pagi hari jam 5 hape saya bergetar, ternyata sms dari saudara jason yang isinya kira2 memberitakan kalau dirinya baru bangun dan oleh karena itu tidak bisa ke kantor hari ini karena pasti terlambat (buat yang belum tau rumah jason di mana, rumahnya di cibubur, kantor nya di pertamina pusat, biasanya sih jam 5 an si jason udah berangkat dari sana).
Tibalah saya di cubicle saya yang agak luas menurut saya, karena bisa memuat 8 komputer dalam satu meja, 4 diantaranya adalah komputer server kecil2an, 4 lainnya laptop kami, hehe. Saya yang datang paling pagi. Tiba2 hape saya berdering lagi, ternyata dari saudari Fany, isinya memberitakan tentang keterlambatan dia karena jam segitu (setengah tujuhan) belum dapat taksi (kemana ini taksi2, ada penumpang dianggurin).
AKhirnya fany pun tiba, lalu dimulailah kisah gak seru saya bersama fany. Kami duduk agak berjauhan, dikarenakan kami sama2 mengincar monitor lcd untuk extend monitor laptop kami dan letaknya agak berjauhan. Jadilah kami seperti orang autis, bersenjatakan earphone dan kesibukan masing2 (yang pasti belum mood untuk kerja). Kalau ada apa2 instant messenger pun diandalkan untuk saran komunikasi. Kesibukan saya sih biasa, pagi2 buka FS, email, FB, webmail pertamina, webmail IF, buka www.mysoccermedia.com untuk menonton highlight dari EURO 2008 dan goal.com, itu adalah situs2 yang wajib dibuka setiap hari. Fany terlihat sibuk menginstal service pack 1 vista dan saya sibuk dengan google earth untuk mencari jalan kuningan madya (terimakasih mbah google dan mckensey untuk bandwidhtnya yang melimpah, buka google earth kaya udah pre installed gitu mapnya, cepet banget, hehe). Kemudian sambil menunggu kami sibuk mengeksplor kota jakarta ini, dan pada akhirnya kami menemukan jalan tersebut, dan kami memutuskan untuk kesana pada kesorean harinya.
Ternyata windows vistanya fany tidak bisa diupdate, hakhak, padahal udah dua cara dilakukan, dengan update manual dan auto, tapi tetep aja, udah fan balik aja ke XP, atau ngga windows 98 juga mantap tuh, hehe.. Dan saya sampai saat ini lagi mengeksplor tentang sql server 2005, asp.net dengan vb.net sebagai bahasa pemrogramannya. Terbayang sudah ada dua tugas menanti kami di depan dan kami pun harus semakin giat berlatih, halah. Paling kalau kepepet minta diajarin ama si mastah kukuh (kebetulan bahasa pemrograman yang kami gunakan sama hanya berbeda di jenis tugasnya saja).
Sekian dari kisah ga seru dari saya dan fany di sebuah kubik kecil di pertamina pusat lantai 1. Sampai bertemu di tulisan berikutnya


kurang detil nih crtnyaa.. ga ky pny winda.. hehe.. ini malah lebih nyeritain keautisan lu be2.. ha3x.. gw jg sama de, tar proyekny pake asp.net n sql server plus sharepoint server .. nti ajar2 yakkk hehe
hah.. kebanting ah sm cerita gw..haha..
setuju,
biasa aja ceritanya :P
kurang gokil :D
ah, lebih gokilan cerita gw.. ini mah ga ada apa2nya.. hehe..
Post a Comment